Bima, Redaksi Portalntb.net-- Sekretaris PWI Kabupaten Bima, Bapak Syamsudin baru baru ini, berhasil membongkar kasus pemerasaan yang melibatkan oknum Kepala SMPN 2 Bolo Rifaid S.Pd M.Pd.
Rifaid yang disebut namanya, karena diduga melakukan pemerasaan terhadap beberapa peserta untuk dilolos P3K. Terungkap kejadian ini, berdasarkan keterangan dari salah seorang Wartawan sekaligus Sekertaris PWI Bima asal Kecamatan Soromandi yang diunggah melalui Group Whashatpp PWI Bima baru baru ini.
Syamsudin menyebutkan bahwa oknum Kasek SMPN 2 Bolo bernama Rifaid , diduga mencari mangsa yakni peserta untuk di loloskan P3K di Soromandi Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima. Rifaid yang dinilai sangat agresif, sedikitnya 6 orang peserta P3K berhasil diperas masing masing Rp 30 juta / orang dengan dalih akan di loloskan P3K. " Ungkapnya.
Syamsudin yang mengungkap hal ini tentu bukan asal asalan bicara melainkan atas pengakuan dari salah satu korban pemerasan yang berinisial Mr sekaligus Guru sekolah Satap di Wilayah Soromandi.
Atas peristiwa ini, sejumlah Media baik Cetak maupun Online, langsung mendatangi Kepala SMPN 2 Bolo Rifaid S.Pd M.Pd sekitar pukul 8:20 Wita Senen (10/10/2023).
Rfaid S.Pd M.Pd yang ditemui di ruang kerjanya saat itu, merasa kaget atas dirinya disebut sebagai pelaku atas dugaan pemerasan peserta P3K.
"Saya tidak pernah kesoromandi untuk meminta uang pada sejumlah peserta P3K . Ngarang aja. Saya kepingin tau informasi darimana dia dapat bahwa saya terlibat hal itu bicaranya harus jelas dong jangan bicara seperti Ayam tampa kepala.
Dan tidak ada hak saya dalam urusan P3K, apa kapasitas saya disitu. P3K sekarang kan belum di tes . Dan kalaupun ada korban yang merasa dirugikan, silahkan laporkan saya ke polisi. " Ujar Rifaid dengan nada kesal (Ami)
