BIMA, PORTALNTB.NET--- Dampak merusak dari merokok pada kesehatan kita telah diketahui dan mayoritas negara di dunia. Dari asap rokok tersebut terhirup dan masuk ke dalam paru-paru sehingga menyebabkan paru-paru mengalami radang.
Belum lagi bahaya dari zat nikotin yang menyebabkan kerusakan sel-sel dalam organ paru-paru yang bisa berakibat fatal yaitu kanker paru-paru.
Menurut Nurwahidah SKM, yang ditemui di ruang kerjanya pada beberapa hari yang lalu, bahwa mantaaf berehenti dari merokok akan mengurangi tekanan darah, denyut nadi dan aliran darah tepi membaik, serta kadar nikotin dan CO berkurang setengahnya, kadar oksigen dalam darah kembali normal.
Selain itu sambung Nurwahidah ini, dalam setiap harinya, CO akan hilang dari dalam tubuh, serta dalam dua hari Nikotin hilang dari tubuh , indera pengecap mulai pulih, penampilan membaik, kulit menjadi cerah kerutan di wajah berkurang , bulu getar saluran nafas tumbuh kembali gejla putus mikotin berhenti atau lenyap.
Disamping itu pula , selama lima sampai sembilan bulan juga batuk dan mengi (Sesak Nafas) berkurang serta dalam lima tahun resiko penyakit jantung korener berkurang separuh maupun dalam sepuluh tahun terakhir risiko kangker paru berkurang separuh." papar Nurwahidah (Am)

