Soromandi, Portalntb.net---Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah mengakui program guru penggerak dalam menjalani kegiatan studinya. Selain itu, Guru penggerak sendiri juga disebut sebagai garda terdepan dalam transformasi pendidikan di Indonesia.
Sejumlah dewan guru SMPN 6 Soromandi Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima, meyakini kepemimpinan Mulyadi S.Pd M.Pd dalam memimpin SMPN 6 terkait. Menurut para guru pada lingkup sekolah setempat, Mulyadi tidak hanya unggul dalam metode pembelajaran. Namun, beliau sebgai guru penggerak juga merupakan seseorang yang mampu menjadi sosok memimpin dalam satuan pendidikan di era dunia digital sekrang ini.
Sosok Mulyadi S.Pd M.Pd yang ditemui disela sela kegitan pertemuan MKKS pada SMPN 2 Bolo Senen (21/3/2022) mengatakan, mengakui sistim yang dilakukan di SMPN 6 Soromandi sekarang ini adalah berbasis ITE.
" Tidak hanya guru, melainkan siswa siswi SMPN 6 Soromandi ikut dilibatkan dalam pembelajaran ITE . " Ujarnya.
Disamping itu juga lanjut Mulyadi, untuk pengembangan kopentensi peserta didik dalam proses pembelajaran, setiap ruanganya sudah dilengkapi degan sound sistim. Dan bahkan semua dewa guru sekolah terkait mulai tingkat SMPN maupun SD sudah di daftarkan untuk mengikuti guru penggerak. Sejalan dengan Visi dan Missi, terwujudnya peserta didik " Matupa ( Mandiri, Amanah, Terampil, Ulet, Prestasi, Adaptif) dalam bingkai pelajar pancasila, pihak Komite siap bekerja sama untuk pengembangan sekolah agar pihak orang tua murid bisa menjalin kerjasama yang baik dalam meningkatkan pembangunan sekolah yang baik.
" mereka sangat mendukung sekali dan siap membantu demi meningkatkan mutu peserta didik berkelnjutan. Sementara saat ditanya terkait makna dari kata "Matupa" itu merupakan sebuah akronim. " terang Mulyadi S.Pd M.Pd. (ami)
