Lukman Menuding Pemdes Rato Gandakan Bantuan BLT
Cari Berita

Advertisement

Lukman Menuding Pemdes Rato Gandakan Bantuan BLT

Minggu, 20 Maret 2022


Bima, Portalntb.net-- Pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) tingkat Desa Rato Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, pada Kamis (17/3/2022), menuai kecaman pihak warga desa terkait. 


Pasalnya,  bantuan langsung tunai yang bersumber dari alokasi dana desa untuk 40 % tahap pertama tahun 2022, diduga menyalahi prosedur. 


Keterkaitan pencairan bantuan tersebut, menurut Lukman,  anggota KPM yang berjumlah 101 sesuai yang dilaporkan wajib menerima blt untuk tiga bulan Januari, Perbuari dan Maret masing masing Rp 900.000, namun karena diduga ada faktor kepentingan politik,  sehingga nama penerima manfaat untuk bantuan tersebut berkembang menjadi 303 sehingga para penerima manfaat saat itu masing masing hanya menerima Rp 300.000,  dengan alasan berdasarkan hasil Musdes sebelum pembagian blt dilakukan.  


Dan menariknya lagi sambung Lukman, dalam pembagian blt desa rato tersebut, juga ditemukan adanya dugaan sejumlah nama yang menerima doble bantuan yakni ada yang menerima BNPT tapi bisa menikmati suntikan dana blt.  Padahal pihak Sekretaris Desa Rato Abdul Madjid telah memperingatkan agar yang menerima BNPT tidak boleh mendapat bantuan blt desa sesuai kesepakatan. 

" itu jelas hasil kesepakan bahwa yang menerima BNPT tidak boleh mendapat BLT desa." ungkapnya.


Akibat kejadian ini, Lukman dan  sejumlah pihak penerima BLT yang biasa menerima Rp 900.000 dalam tiga bulan akan mendatangi kantor desa setempat guna melakukan klarifikasi.  " kita akan datangi kantor pemdes yang bersikap otoriter guna mempertanyakan seperti apa aturan pembagian blt desa. Dan  ini sudah keterlaluan, masa pembagian blt desa pihak penerima manfaat hanya menerima 300.000 sementara desa desa yang lain satu orang dikasih 900.000. ada apa dibalik semua ini. Dan kalaupun dimanfaatkan hanya kepentingan politik jangan dana blt yang dibagi rata begini tapi  kinerjanya dong yang ditunjunkan selama lima tahun. Dan saya menilai Pemdes se kecamatan bolo yang paling 'gaduh'., adalah pemdes Rato. " kesal Lukman 


Untuk menuntaskan hal tersebut, pihak warga dan sejumlah aktifis akan mendatangi kantor desa Rato sekaligus melakukan ' penyegelan ' tambah sejumlah warga kepada media ini Minggu (20/3/2022). (Ami)