BIMA.PORTALNTB.NET-- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sondosia Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, sudah bertahun membangun dan mengoperasikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Rumah sakit milik Pemkab ini menjadi satu-satunya rumah sakit di Bima yang sudah memiliki IPAL dengan teknologi baru. "Hasil pengolahannya akan digunakan untuk menyiram tanaman di beberapa titik yang ada di lingkungan RSUD Sondosia.," terang beberapa tenaga Medis terkait baru-baru ini, Rabu (18/8/2021).
Lebih lanjut dikatakan para medis terkait, pembangunan IPAL yang kapasitas penampung puluhan ribu liter limbah tersebut, sangat bagus dan kualitas lebih baik.
“ Semua limbah cair yang berasal dari RS yang mengandung Mikro Organisme, bahkan bahan kimia beracun dan radioaktif. Sumber-sumber limbah cair berasal dari ruang rawat inap, ruang rawat jalan, Instalasi IGD, dan penunjang lainnya seperti Laboratorium, Farmasi, Gedung Administrasi, ruang kantor dan lain yang ada di RS saat ini semua akan tertampung ,” papar salah satu tenaga medis
Sementara informasi yang berkembang terkait IPAL tidak berfungsi, itu tidak benar. Dan informasi tersebut merupakan tindakan oknum yang tidak merasa puas dengan kemajuan RSUD Sondosia.
" Bisa saja informasi terkait IPAL tidak berfungsi di RSUD Sondosia ini hanya dikarena hal hal keinginan pribadi tidak di indahkan. Yang pasti IPAL itu tetap berfungsi 1x24 jam karena bersifat otomatis. Dan kalaupun ada oknum tenaga RSUD yang mengatakan IPAL itu tidak berfungsi berarti bukan ahlinya. " ujar tenaga medis yang enggang di sebutkan namanya dalam media ini. (Ami)


