BIMA, PORTALNTB.TOP-- Akibat banjir bandang yang melanda wilayah kecamatan bolo, Kabupaten bima pada Jum,at (2/4/2021), aktifitas kegiatan belajar mengajar sekolah terpaksa diliburkan sementara.
Seperti empat (4) sekolah yang berada di wilayah kecamatan bolo, SMPN 2 bolo, Inpres Pali , SDN Sanolo dan Min 6 Bima tidak terlihat aktifitas kegiatan belajar mengajar lantaran ruangan kelas sekolah mereka tergenang air dan lumpur.
Tidak hanya itu, sejumlah fasilitas dalam ruangan para siswa seperti kursi dan meja belajar terlihat dengan kondisi berantakan.
Berdasarkan pantauan langsung media ini Senen (5/4/2021), keempat (4) sekolah yang diungkapkan di atas tersebut, satu diantaranya yang mengalami kerusakan yang cukup parah ialah Min 6 Bima. Selain pagar bangunan tembok roboh rata dengan tanah, sejumlah fasilitas milik sekolah terkait seperti Laptop, Kompuiter, Kulkas, bangku dan meja belajar siswa maupun Administrasi penting lainya semua tidak bisa diselamatkan dari amukan banjir bandang.
Ikdam S.Pdi yang merupakan salah seorang Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiah (Min 6 Bima) Kabupaten bima yang ditemui tim Media ini di sekolah terkait Senen (5/4/2021), mengakui fasilitas yang berharga milik sekolahnya mengalami kerusakan parah.
" Tiga (3) buah Laptop, satu buah (1) TV, satu buah (1) Kompuiter, Satu buah (1) Speaker Aktif, dan sejumlah barang berharga lain seperti kursi , meja belajar siswa maupun Administrasi sekolah semua mengalami kerusakan. " Ungkap Ikdam dengan wajah sedih.
Selain Membuat kerusakan sejumlah sarana pendidikan sekolah, banjir juga mengakibatkan aktifitas Ujian Madrasah (UM) yang dimulai tanggal 5 April 2021 terpaksa di hentikan hingga waktu yang ditentukan.
" Sudah kita laporkan pada pihak kemenag terkait penundaan Ujian Madrasah (UM) mengingat fasilitas ruangan siswa masih digenangi air dan lumpur. " Tambah Ikdam
Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak Ikdam sendiri kerahkan seluruh jajaran sekolah untuk membersihkan ruangan sekolah dengan menggunakan alat apa adanya. Akibat kejadian tersebut, Min 6 Bima mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. (Ami)


