Upaya Pecegahan Covid-19, Pemdes dan Mahasiswa Melakukan Pembagian 2000 Masker.
Cari Berita

Advertisement

Upaya Pecegahan Covid-19, Pemdes dan Mahasiswa Melakukan Pembagian 2000 Masker.

Selasa, 05 Mei 2020


PORTALNTB.TOP, | BIMA---Covid- 19 telah berdampak hampir semua aspek kehidupan masyarakat di Indonesia dan bahkan disemua negara, sehingga menyebabkan dampak kesehatan, ekonomi dan sosial. 

Pandemi virus corona secara nyata telah berdampak terhadap perekonomian masyarakat, baik pada ekonomi rumah tangga. Selain itu, akan mengancam kesehatan ratusan juta orang (masih sulit diprediksi) terancam kehilangan pekerjaan, pendapatan dan kemampuan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. 


Pemerintah Desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, melakukan segala upaya untuk melakukan pecegahan covid-19 agar tidak masuk di desanya. 
Teknis pecegahan yang dilakukan oleh Pemdes Bolo, semua gang akan dipagari dilakukan buka tutup gang disetiap gang sesuai jadwal yang sudah ditentukan dan dilengkapi dengan penjaga dua orang untuk memantau aktivitas masyarakat yang keluar masuk di Desa Bolo.  Langkah ini sangat bagus karena setiap warga pendatang yang masuk diwilayah Desa Bolo akan diperiksa oleh penjaga yang telah ditetapkan namanya oleh pemdes.

Bukan hanya buka tutup gang yang dilakukan oleh Pemdes Bolo dalam melakukan upaya pencegahan Covid-19, akan tetapi Pemdes Bolo melakukan gerakan 2000 (dua ribu) masker dan berkerja sama dengan mahasiswa. 


Syarif selaku Pembina mahasiswa memberikan tanggapanya bahwa kami sangat berterima kasih terhadap pemdes Bolo dan BPD yang telah menerima usul saran kami sebagai pemuda dan adek-adek mahasiswa, semoga apa yang menjadi keinginan kita bersama dalam melakukan upaya pencegahan ini masyarakat kita tidak ada yang positif Covid-19 dan gerakan ini sebagai bentuk antisipasi pencegahan virus corona agar tidak menular atau masuk melalui hidung dan mulut. Masker sangat penting untuk digunakan dalam menjaga kesehatan, karena pemerintah telah menghimbauan jika keluar rumah diwajibkan untuk memakai masker. Gerakan ini murni tidak ada usur politik apapun karena gerakan ini sebagai bentuk pengabdian mahasiswa terhadap Tri Darma Perguruan Tinggi. 

Tambahnya, Keresahan masyarakat terhadap kelangkaan masker yang selama ini dibicarakan ditengah-tengah kehidupan sosial, kini sudah di respon dengan cepat oleh Pemdes Bolo, dan hari ini kami mulai melakukan pembagian masker mulai dari Rt 17 sampai dengan Rt 01. Pembangian masker ini kami libatkan  Pemdes Bolo agar nilai kerja sama antar Pemdes, Pemuda dan mahasiswa terlihat harmonis dimata masyarakat. 

Kepala Desa Bolo, Drs. Muhtar Idris, menyampaikan ucapan terima kasih banyak atas peran serta pemuda dan mahasiswa yang begitu besar jiwanya dalam memberikan yang terbaik pada masyarakat, inilah mahasiswa yang benar-benar memiliki pemikiran yang membawahkan perubahan sosial. Saya berharap kepada masyarakat semoga masker yang dibagikan bisa digunakan dengan baik kalau keluar rumah maskernya dipakai. Ungkapnya disaat diwawancarai oleh media dilokasi pembagian masker, 05/05/2020.

Abdollah selaku masyarakat memberikan apreasiasi yang bagus terhadap kinerja Pemdes yang begitu peduli pada masyarakatnya, saya juga berterima kasih pada mahasiswa yang luar biasa dan semangatnya di bulan puasa ini langsung turun di tiap lorong rumah dan gang dalam memberikan masker pada masyarakat. (Red)