PORTALNTB.TOP, |BIMA--Ratusan masyarakat Desa Bolo, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima menggelar aksi di Perempatan Cabang Bolo, Senin (4/5).
Aksi masyarakat berlangsung saat itu, menuntut Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDES) Kabupaten Bima yang diduga menghalangi pencairan anggaran dana desa (ADD) 40 % tahap pertama tahun 2020.
Persekongkolan yang diduga dilakukan Kepala DPMDes Kabupaten Bima Tajudin SH, dan Bupati Bima, terkait terhambatnya pencairan dana desa (DD) 40% tahap pertama 2020, telah membuat Abdian Rizal Pahlawan mengecam Bupati Bima memelihara oknum tangan besi yang gagal paham.
Menurut Rizal melalui orasinya menuding Kepala dinas DPMDES Kabupaten Bima, dinilai 'Culas' terkait pencairan dana desa untuk kepentingan pembangunan lingkungan dan masyarakat desa Bolo itu sendiri.
"Ini Kepala DPMDes benar benar tidak memikirkan nilai nilai kemanusiaaan yang terjadi sekarang ini. Proses pembangunan wilayah Desa bolo telah terbengkalai akibat pencairan dana desa (DD) terhambat," ungkap Rizal Patikawal
Disamping itu pula, juga Joni Syahrudin dalam orasinya mengecam tindakan dan arogansi yang diperlihatkan oleh pemimpin kabupaten bima yang dinilai otoriter.
"Bupati bima adalah pemimpin yang gagal dan tidak berpihak pada masyrakat. Selain itu, juga dia (Bupati red), merupakan pemimpin yang paling banyak melakukan pencitraan (Cari muka) ketika ingin mengambil hati rakyat.
Dengan kepemimpinan diktator semua kebijakan ada di tangan pemimpin, semua keputusan ada di tangan pemimpin, semua bentuk hukuman, larangan peraturan dapat juga brubah sesuai degan suasana hati pemimpin, " terang joni. (***)

