PORTALNTB.TOP | BIMA-- Pemerintah Desa Tambe Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, menggelar pembentukan relawan pencegahan Virus Corona (Covid -19), Jum'at tanggal 3 April 2020.
Dalam kegiatan pembentukan relawan tersebut, menyusul adanya Surat Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (RI) Nomor : 8 Tahun 2020, Tentang Desa Tanggap Covid -19 Dan Penegasan Padat Karya Tunai.
Kegiatan itu berlangsung di Halaman SDN Inpres Tambe yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa terkait Chandra Nan Arif S.Pd.
Dalam susunan pembentukan tim relawan melawan Covid-19, terdiri dari unsur Ketua Kepala Desa, Wakil Ketua adalah Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Sementara anggota terdiri dari perangkap desa, anggota BPD, Kepala Dusun, Ketua Rt, Rw, Pendamping lokal desa, Pendamping Keluarga Harapan (PKH), Pendamping desa sehat, Bidan desa, Tokoh masyarakat, Agama, Ketua/Anggota Karang Taruna, PKK, Kader Penggerak Masyarakat Desa (KPMD).
Kepala Desa Tambe Chandra Nan Arif S.Pd menyampaikan bahwa pembentukan tim relawan bertujuan untuk mencegah atau mempersempit penyebaran Virus Corona ini, masyarakat harus bisa bersabar dan bisa mengikuti instruksi dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah maupun pemerintah desa, sehingga bisa bersama-sama cegah penyebaran Virus Covid-19.
"Langkah ini kami ambil untuk mencegah atau menghilangkan tersebarnya Covid-19 pada kalangan masyarakat desa khususnya Desa Tambe," ungkap Chandra Nan Arif S.Pd kepada Media ini pada Jum'at, (3/4).
Chandra mengaku, setelah terbentuknya Tim Relawan Pencegahan Covid-19, dirinya berharap masyarakat, Babinsa, dan Tim Relawan untuk sama-sama bekerja mencegah terjadinya penyebaran Virus Corona baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun di kalangan masyarakat lainnya.
"Untuk itu, saya berharap agar masyarakat saat ini jangan dulu keluar rumah dan tidak membuat kegiatan yang sifatnya umum. Karena, berdasarkan instruksi dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, untuk selalu mencuci tangan, menjaga kebersihan disetiap lingkungan rumah." harapnya.
Pada kesempatan itu, Kepala PKM Bolo melalui Ratdiah Silviani AM.K. mengungkapkan, bahwa dengan adanya pembentukan tim relawan ini, dirinya berharap masyarakat dapat menghentikan aktivitas yang sifatnya melibatkan banyak orang.
"Saya harap tolong semua dapat bekerja sama untuk mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19 ini dengan tidak harus duduk banyak orang untuk sementara waktu sesuai edaran dari pemerintah pusat," pungkas Ratdiah.(TIM).


