Bima, portalntb.top- Tenggelamnya sebuah Kapal Boat Ketinting yang berlayar dari Dusun Nggeri Desa Kananta Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima Provinsi NTB teejadi pada Minggu tanggal 20 Oktober 2019.
Peristiwa tersebut, terjadi di Perairan Selat Nisa Pulau Kambing-Bima sekitar pukul 13:00 wita saat hendak menuju Pelabuan Laut Bima.
Kronologis kejadian tersebut, berawal dari informasi beberapa buruh yang melakukan aktifitas bongkar muat bawang di Pelabuhan Laut Bima, dan melihat adanya beberapa orang tenggelam di sekitar Perairan Selat Nisa Pulau Kambing-Bima Minggu (20/10).
Anggota Pos Polairud Bima Kota bersama Anggota Kawasan Pelabuhan Laut Bima berjumlah 4 personil bertindak untuk melakukan pertolongan dengan menggunakan Speed Boat Pol Air menju ke lokasi kejadian. Dalam peristiwa tersebut, 5 orang penumpang boat, berhasil di evakuasi masing masing, Aldo Idhar (14) Tahun, Pelajar, alamat RT. 01 RW. 01 Dsn. Nggeri Desa Kananta Kec. Soromandi Kab. Bima (Pengemudi Kapal), Mohammad Furkan Subhan, (14 ) Tahun, Pelajar, alamat RT. 01 RW. 01 Dsn. Nggeri Desa Kananta Kec. Soromandi Kab. Bima, Susanti Subhan(, 35) Tahun, IRT, alamat RT. 01 RW. 01 Dsn. Nggeri Desa Kananta Kec. Soromandi Kab. Bima, Rafa Marsan( 9 ) Tahun, Pelajar, RT. 01 RW. 01 Dsn. Nggeri Desa Kananta Kec. Soromandi Kab. Bima, dan Mira Subhan, ( 9) Tahun, Pelajar, alamat RT. 01 RW. 01 Dsn. Nggeri Desa Kananta Kec. Soromandi Kab. Bima.
Dari kelima orang yang diselamatkan tersebut , pihak petugas langsung membawa ke Mapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima untuk dilakukan tindakan medis.
Dari pengakuan lima orang tersebut, mereka menaiki Kapal Boat Ketinting untuk bertujuan Labuahan Bima.
" Dari Dusun Nggeri Desa Kananta Kecamatan Soromandi sekitar pukul 12.30 wita, kami menggunakan Kapal Boat Ketinting dengan tujuan Pelabuan Laut Bima untuk menjual ikan namun saat di pertengahan perjalanan tepatnya di sekitar perairan Selat Nisa Pulau Kambing kapal di hantam gelombang besar dan angin kencang sehingga terbalik." Terangnya.
Tidak ada korban jiwa dibalik peristiwa tenggelamnya Kapal Boat, namun kerugian materil mencapai Rp. 15.000.000.00. Sementara tenggelamnya Kapal Boat Ketinting di sebabkan oleh gelombang tinggi yang disertai angin kencang. (089)



