Diduga Ada Mafia Dibalik Paket Rehab Sekolah
Cari Berita

Advertisement

Diduga Ada Mafia Dibalik Paket Rehab Sekolah

Senin, 30 September 2019


Bima,portalntb.top-Dugaan mafia anggaran paket proyek rehab bangunan sekolah tingkat sekolah SDN/ Inpres se Kecamatan bolo, Kabupaten Bima mulai meresahkan pejabat sekolah setempat.

Peristiwa tersebut, terungkap setelah sejumlah pejabat kepala sekolah mengetahui rencana kerja melalui masing masing gambar yang mereka terima.

" kita kaget rehab bangunan sekolah dari tiga lokal yang di anggarkan berubah dalam gambarnya menjadi empat lokal. Kejadian ini dirasakan oleh semua sekolah yang mendapat paket rehab bangunan." Ungkap salah seorang pejabat Kepala sekolah SD yang enggang dikorankan namanya melalui media ini Senin (30/9/2019).

Oknum Kasek menambahkan pengakuannya, bahwa rencana rehab pada masing masing bangunan sekolah tingkat SD/Inpres tersebut, sudah ditentukan masing masing lokalnya. Namun setelah gambarnya kita terima semua pada bingun  dan saling bertanda tanya, ko kenapa bisa seperti ini.?

" Kita tidak tau dari awal adanya pengembangan. Seperti sekolah saya awalnya,  hanya tiga lokal yang direhab dengan nilai anggaran Rp 2 ratus juta, namun, setelah gambarnya dikasi, tau tau ada tambahan satu lokal. terus SDN Nggembe lagi, dengan rehab 4 lokal Rp 4 ratus juta , setelah diketahui dalam gambarnya, tau tau menjadi 8 lokal. Begitu semua yang terjadi pada tingkat SD/In pres Se Kecamatan bolo. Dan   pihak terkait (Umi Jubaedah red) menganggap sebagai pengembangan. apa bisa ya,  pengembangan  dituangkan dalam gambar. ini kan aneh. " kesalnya.

Dalam paket rehab bangunan sekolah yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) ini, diduga ada kejanggalan. Ia berharap Hj Zubaedah, segera dilakukan evaluasi kembali kalau tidak,  diduga oknum kasek tersebut akan melaporkan ke Bupati Bima. hal ini. " ancam oknum Kasek yang masih dirahasiakan namanya oleh Media ini. (088)