Ketua P3A La Reo Desa Tambe Dilaporkan Ke Mako Polsek Bolo
Cari Berita

Advertisement

Ketua P3A La Reo Desa Tambe Dilaporkan Ke Mako Polsek Bolo

Jumat, 23 Agustus 2019


Bima, portalntb.top- Syafrudin H.Ibrahim warga Rt 04 Desa Tambe sekaligus Ketua P3A La Reo Desa Tambe Kecamatan Bolo Kabupaten bima secara resmi dilaporkan ke Kantor Polsek bolo Senin (19/8/2019).

Syafrudin dilaporkan terkait atas dugaan peristiwa pemukulan terhadap salah seorang korban H.Abakar selaku bendahara P3A La Reo Desa tambe di kediaman Syamsudin Sekretaris P3A La Reo wilayah desa setempat.

Dua orang saksi dalam peristiwa tersebut masing masing Syamsudin dan Suherman sudah dimintai keterangan oleh pihak petugas Reskrim Polsek bolo. 

Kejadian tersebut berawal korban ( H.Abakar red) tengah berada dikediaman Syamsudin yang kebetulan sedang melaksanakan hajatan perkawinan putranya. Seiring dengan suasana masih ramai saat itu, korban yang tengah asik duduk berdua dalam ruangan tamu kediaman syamsudin, tiba tiba dikejutkan kedatangan salah seorang terduga pelaku atas nama Syafrudin tampa basa basi langsung memukul korban secara bertubi tubi. Akibatnya, suasana acara hajatan Syamsudin saat itu sempat terganggu akibat ulah oknum pelaku yang tak senonoh itu.

Pelaku yang sehabis memukul korban sempat mengeluarkan kata kata ancaman " Laporkan saya kalau berani." ancamnya saat itu. Hal ini berdasarkan penagkuan salah seorang saksi bernama Suherman saat di temui di ruang Kanit Reskrim bolo Sabtu (24/8/2019).

Sementara terkait kejelasan peristiwa tersebut , H.Abakar selaku korban  saat dimintai keterangan, belum bisa memberikan keterangan lebih rinci.

" silahkan hubungi aja pihak penyidik terkait.  Semua kronologis yang memicu peristiwa pemukulan diri saya , sudah saya jelaskan pada pihak penyidik. Terang korban. 

Dalam peristiwa ini telah memicu reaksi anggota kelompok tani La Reo desa tambe untuk mengajukan surat pemberhentian Syafrudin menjadi Ketua P3A ke tingkat pemerintah desa. 

Mereka (anggota kelompok tani red), menilai sikap ketua P3A La Reo Desa tambe Shafrudin tidak layak lagi untuk menjadi pemimpin P3A karena dinilai tidak bisa ajak kerja sama. Pernyataan tersebut disampaikan melalui surat pernyataan bersama anggota kelompok tani pada tanggal 19 Agustus 2019. Sementara pihak Syafrudin yang diduga sebagai pelaku hingga informasi ini kami khabarkan sementara belum bisa dihubungi. (008)